Esai Eksistensi Drama Korea

     Saat ini masyarakat Indonesia terserang demam Korea, terutama dalam drama-drama dari Korea Selatan. Drama Korea pertama kali di Indonesia adalah drama Autumn in My Heart atau yang dikenal dengan Endless Love pada tahun 2000. Drama Korea mulai memuncak semenjak tayangnya drama Full House yang diperankan oleh Rain dan Song Hye Kyo. Semenjak itu berbagai kalangan masyarakat di Indonesia mulai menyukai drama Korea dan hal-hal yang berbau Korea lainnya.
     Ada berbagai macam alasan mengapa orang banyak menyukai drama-drama Korea. Tidak dapat dipungkiri lagi, sebagian banyak orang menyukai drama Korea karena aktor dan aktrisnya yang sangat menarik. Tidak hanya itu, banyak juga orang yang menyukai drama Korea ini karena cerita yang disuguhkan penulis dapat memberikan kejutan pada setiap episodenya. Jumlah episode drama Korea pun tidak banyak, karena untuk drama biasanya hanya dibatasi selama 3 bulan atau sebanyak 16 sampai 20 episode yang tayang 2 episode setiap minggunya. Drama Korea ini pun dapat membawa emosi penonton ke dalam ceritanya. Drama-drama Korea pun tak luput dari iringan-iringan lagu atau yang biasa dikenal dengan soundtrack.
     Dalam setiap hal tentu ada dampaknya, baik yang positif maupun yang negatif. Dampak positif dari drama-drama Korea ini kita dapat mengenak budaya-budaya dari Korea Selatan. Budaya sopan-santun masyarakat Korea terhadap yang lebih tua meskpun hanya beda beberapa bulan saja. Drama Korea tidak hanya menyajikan tontonan biasa, tetapi juga banyak ajaran-ajaran yang dapat diambil. Dari kebiasaan menonton drama pun tanpa kita sadari kit juga ikut mempelajari bahasa Korea tersebut.
     Jika ada dampak positif, tentu ada dampak negatif. Dampak negatif dari drama korea ini membuat kita mulai menyukai produk-produk Korea, sehingga secara perlahan kita tidak lagi memakai produk-produk dalam negeri. Apabila sudah menjadi kebiasaan, maka kita akan lupa waktu dan lupa dengan dunia nyata yang ada disekitar kita. Ada baiknya kita tidak terhanyut dengan drama-drama yang kita tonton.


Nb : bagian tugas mata kuliah Menulis Kritik dan Esai

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kritik Sastra Puisi Ali Hasjmy "Menyesal" Menggunakan Pendekatan Ekspresif

Kritik Sastra Puisi "Jembatan" Karya Sutardji Colzoum Bachri Menggunakan Pendekatan Mimetik